INKLUSI SOSIAL DALAM EKONOMI BIRU: PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEREMPUAN PESISIR DALAM PENGOLAHAN HASIL LAUT DI KECAMATAN BANGGAE TIMUR KABUPATEN MAJENE SOCIAL INCLUSION IN THE BLUE ECONOMY: TRAINING AND MENTORING FOR COASTAL WOMEN IN MARINE PRODUCT PROCESSING IN EAST BANGGAE DISTRICT, MAJENE REGENCY

Isi Artikel Utama

Irma Yulia Madjid
Reski Fitriah
Devita Fitriah
Andi Muhammad Adam

Abstrak

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk mendukung inklusi sosial dalam kerangka ekonomi biru dengan memberdayakan perempuan pesisir di Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Selama ini, hasil laut yang diperoleh masyarakat pesisir umumnya hanya diolah dengan cara digoreng atau dibakar, sehingga nilai tambah yang dihasilkan masih rendah. Melalui pelatihan dan pendampingan yang dilakukan pada kelompok Siamasei, para ibu pesisir diperkenalkan tentang teknik pengolahan hasil laut, khususnya pembuatan sambal ikan terbang (Hirundichthys oxycephalus) yang merupakan ikan khas perairan Majene. Metode pelaksanaan mencakup pendekatan partisipatif, penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan motivasi ibu-ibu pesisir dalam mengolah ikan terbang menjadi produk olahan bernilai ekonomi. Dengan demikian, program ini berpotensi mendorong peningkatan pendapatan rumah tangga, diversifikasi produk hasil laut, serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan ekonomi lokal berbasis kelautan

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Yulia Madjid, I., Fitriah, R. ., Fitriah, D., & Adam, A. M. . (2025). INKLUSI SOSIAL DALAM EKONOMI BIRU: PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEREMPUAN PESISIR DALAM PENGOLAHAN HASIL LAUT DI KECAMATAN BANGGAE TIMUR KABUPATEN MAJENE: SOCIAL INCLUSION IN THE BLUE ECONOMY: TRAINING AND MENTORING FOR COASTAL WOMEN IN MARINE PRODUCT PROCESSING IN EAST BANGGAE DISTRICT, MAJENE REGENCY. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pesisir, 4(2), 52–57. Diambil dari https://jpmp.hangtuah.ac.id/index.php/jpmp/article/view/148
Bagian
Artikel

Referensi

FAO. (2020). The State of World Fisheries and Aquaculture 2020: Sustainability in Action. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Fitriana, R., & Stacey, N. (2012). Women’s fisheries in Indonesia: An invisible role? Asian Fisheries Science, 25(Suppl.), 293–308.

Fitriani, L., Hidayat, R., & Mulyadi, A. (2020). Pengaruh metode demonstrasi terhadap peningkatan pengetahuan pengolahan hasil laut masyarakat pesisir. Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan, 14(2), 115–124.

Ismail, A., Yusuf, M., & Karim, A. (2019). Peningkatan keterampilan masyarakat pesisir melalui pelatihan pengolahan hasil perikanan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Maritim, 2(1), 45–53.

Kusnadi. (2017). Sosiologi Pesisir. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Nugroho, T., & Pratiwi, R. (2022). Motivasi kewirausahaan perempuan pesisir dalam pengembangan usaha kecil berbasis hasil laut. Jurnal Ekonomi Pembangunan Pesisir, 5(1), 32–44.

Pauly, D., & Zeller, D. (2016). Catch reconstructions reveal that global marine fisheries catches are higher than reported and declining. Nature Communications, 7, 10244. https://doi.org/10.1038/ncomms10244

Rahman, A., Nur, I., & Basri. (2019). Potensi ikan terbang (Hirundichthys oxycephalus) sebagai komoditas olahan khas Sulawesi Barat. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 9(2), 45–53.

Rahman, S., Idris, M., & Basri, L. (2019). Potensi ikan terbang di Sulawesi Barat: Analisis produksi dan pemanfaatan. Jurnal Perikanan Tropis, 6(2), 77–85.

Setiawan, H., Rukmana, D., & Wahid, A. (2020). Diversifikasi produk hasil laut sebagai upaya peningkatan nilai tambah dan pendapatan masyarakat. Jurnal Agroindustri Perikanan, 8(1), 21–30.

Suryana. (2018). Metodologi Penyuluhan Pertanian dan Perikanan. Bandung: Alfabeta.

Wahyuni, N., Hasanah, F., & Lestari, D. (2021). Pengaruh pelatihan inovasi produk olahan laut terhadap motivasi dan daya saing perempuan pesisir. Jurnal Inovasi Sosial dan Pemberdayaan, 3(2), 89–98.

Wahyuni, S., Ramadhan, M., & Yuliana, E. (2021). Pemberdayaan perempuan pesisir melalui inovasi produk olahan hasil laut di pesisir Sumatera Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(1), 12–20.

World Bank. (2021). Blue Economy Development Framework: Growing the Blue Economy to Combat Poverty and Accelerate Prosperity. Washington, DC: The World Bank.